Memahami AWS Compute Services - Panduan Lengkap untuk Pemula
Tutorial 13 May 2026 3 views ~6 menit baca

Memahami AWS Compute Services

Compute dalam AWS adalah "otak" dari aplikasi kamu — tempat kode kamu dijalankan, diproses, dan melayani pengguna. Bayangkan seperti <strong>mes

A
Admin
Penulis FRALearning
Memahami AWS Compute Services
☁️ AWS Compute Services

Memahami Layanan Komputasi AWS

EC2 • Load Balancer • Auto Scaling • Network & Security • Elastic Beanstalk • Lambda

Panduan lengkap untuk pemula — Bahasa mudah dipahami, analogi sederhana, dan penjelasan detail

📖 Apa itu AWS Compute Services?

Compute dalam AWS adalah "otak" dari aplikasi kamu — tempat kode kamu dijalankan, diproses, dan melayani pengguna. Bayangkan seperti mesin dan tenaga kerja di sebuah pabrik digital. AWS menyediakan 6 layanan komputasi utama yang akan kita bahas secara detail.

🎯 Target pembaca: Developer pemula, mahasiswa, IT enthusiast yang ingin belajar AWS dari dasar dengan cara praktis.

🖥️ 1. Amazon EC2 (Elastic Compute Cloud)

✨ Apa itu EC2?

EC2 adalah server virtual di awan yang bisa kamu "sewa" sesuai kebutuhan. Kamu bisa memilih sistem operasi (Linux/Windows), ukuran CPU, RAM, dan storage. Mirip seperti memiliki komputer sendiri, tapi tanpa beli hardware.

🔧 Analogi Sederhana

🏢 Bayangkan EC2 seperti menyewa apartemen digital: Kamu bisa pilih apartemen kecil (t2.micro - gratis), apartemen besar (c5.xlarge - untuk beban berat), dan kamu bebas mengatur isinya (install software, atur keamanan, dll).

📌 Fitur Utama EC2

  • AMI (Amazon Machine Image) — Template OS yang sudah siap pakai
  • Instance Types — Pilihan kombinasi vCPU, RAM, storage (t2, t3, c5, r5, dll)
  • EBS (Elastic Block Store) — Hard disk virtual untuk menyimpan data
  • Key Pair — Kunci untuk mengakses server via SSH
  • Security Group — Firewall virtual mengatur izin masuk/keluar traffic
💡 Contoh Kasus: Kamu mau hosting website personal. Cukup 1 EC2 t2.micro (free tier) sudah cukup. Install web server (Nginx/Apache) atau Node.js, dan website siap diakses publik.

🔒 2. Network & Security (VPC, Security Group, NACL)

🌐 Apa itu Network & Security di AWS?

Ini adalah sistem pertahanan dan jalan raya digital yang melindungi serta mengatur lalu lintas data menuju/dari aplikasi kamu. Komponen utamanya:

  • VPC (Virtual Private Cloud) — Seperti "kawasan perumahan" privat di awan, tempat semua resource kamu tinggal.
  • Subnet — Pembagian area di dalam VPC (publik vs privat).
  • Security Group — Firewall virtual instance-level (stateful: ingat koneksi).
  • NACL (Network ACL) — Firewall subnet-level (stateless: setiap izin harus eksplisit).
  • Internet Gateway (IGW) — Pintu keluar masuk ke internet publik.
🏠 Analogi Dunia Nyata: VPC = kompleks perumahan. Subnet = blok-blok rumah (publik: toko di pinggir jalan → terlihat publik, privat: perumahan dalam → hanya untuk internal). Security Group = satpam khusus di setiap rumah. NACL = pos keamanan di gerbang masuk kompleks.

📌 Praktik Umum

  • Security Group hanya allow (gak bisa block). Lebih mudah dan aman untuk instance.
  • Untuk aplikasi web: aturan Security Group → allow HTTP (port 80) dari 0.0.0.0/0, allow SSH (22) hanya dari IP kantor kamu.
  • Jangan biarkan port SSH terbuka untuk publik (kecuali dengan bastion host).

⚖️ 3. Elastic Load Balancing (ELB)

🤔 Mengapa Perlu Load Balancer?

Jika aplikasi kamu ramai (banyak pengguna), 1 server EC2 bisa kewalahan. Load Balancer bertugas membagi lalu lintas ke banyak server di belakangnya, sehingga:

  • Aplikasi tetap cepat dan tidak down.
  • Jika satu server mati, traffic dialihkan ke server lain yang sehat.
  • Bisa menambah/mengurangi server secara otomatis (bersama Auto Scaling).

📦 Jenis Load Balancer di AWS

TipeCocok Untuk
Application LB (ALB)HTTP/HTTPS (layer 7) → routing berdasarkan path, host, header
Network LB (NLB)TCP/UDP, performa tinggi, low latency
Gateway LB (GWLB)Untuk perangkat virtual network (firewall appliance)
🍕 Analogi Restoran: Load Balancer seperti penerima tamu di restoran. Ketika banyak tamu datang, dia akan mengarahkan ke meja yang kosong, memastikan tidak ada satu pelayan pun yang kewalahan. Jika satu meja penuh atau pelayan istirahat, tamu akan diarahkan ke meja lain.

📈 4. Auto Scaling Group (ASG)

🚀 Fungsi Utama Auto Scaling

Auto Scaling otomatis menambah atau mengurangi jumlah EC2 berdasarkan kondisi tertentu (misalnya CPU tinggi atau permintaan ramai). Ini menghemat biaya dan menjaga ketersediaan.

🎢 Analogi Supermarket: Pagi hari sepi → cukup 2 kasir. Siang hari ramai → otomatis ditambah jadi 6 kasir. Malam hari sepi lagi → kembali ke 2 kasir. Kamu hanya bayar kasir yang benar-benar bekerja.

⚙️ Komponen Auto Scaling

  • Launch Template / Launch Configuration → Cetak biru EC2 (AMI, tipe instance, user-data).
  • Desired Capacity → Jumlah EC2 ideal yang diinginkan.
  • Min & Max Size → Batasan jumlah EC2 (misal min=1, max=5).
  • Scaling Policy → Aturan kapan menambah/mengurangi (target tracking, step scaling, simple scaling).
  • Health Check → Jika EC2 gagal health check, ASG akan ganti dengan yang baru.

📋 Contoh Policy Sederhana

Target CPU utilization = 60%
→ Jika di atas 60% selama 5 menit, tambah 1 instance
→ Jika di bawah 40% selama 10 menit, kurangi 1 instance

🌱 5. AWS Elastic Beanstalk

✨ Apa Itu Elastic Beanstalk?

Elastic Beanstalk adalah PaaS (Platform as a Service) yang mengotomatiskan deployment dan manajemen aplikasi. Kamu cukup upload kode, dan AWS akan mengatur EC2, Load Balancer, Auto Scaling, monitoring, dan health check secara otomatis.

🆚 Perbedaan EC2 vs Elastic Beanstalk:
  • EC2 → Kamu atur semuanya manual (sewa server kosong).
  • Elastic Beanstalk → Seperti "makan di restoran" — tinggal pesan, semua disiapkan.

📦 Supported Platforms

Node.js, Python, Java, Ruby, PHP, .NET, Go, Docker, dan custom platform.

🚀 Alur Penggunaan

  1. Buat kode aplikasi (misal app.js + package.json).
  2. Inisialisasi dengan CLI: eb init
  3. Create environment: eb create (otomatis buat EC2+ALB+ASG).
  4. Deploy versi baru: eb deploy
  5. Scale: cukup ubah konfigurasi environment.
💰 Tips: Ideal untuk aplikasi yang ingin cepat rilis, tidak ingin repot mengelola infrastruktur. Biaya hanya untuk resource yang dipakai di belakangnya.

⚡ 6. AWS Lambda (Serverless)

🧠 Konsep Serverless

Lambda memungkinkan kamu menjalankan kode tanpa perlu menyediakan atau mengelola server. Kamu hanya upload fungsi kode (JavaScript, Python, Java, dll), lalu Lambda akan menjalankannya hanya ketika ada event (peristiwa) yang memicu.

🏪 Analogi "Bayar Sesuai Pemakaian": Seperti taksi online vs menyewa mobil. Lambda = taksi online — kamu bayar hanya saat bepergian. EC2 = sewa mobil bulanan — bayar terus meski tidak dipakai.

🎯 Trigger yang Umum

  • HTTP request via API Gateway
  • Perubahan data di S3 (upload file)
  • Jadwal cron (CloudWatch Events)
  • Pesan dari SQS, SNS, Kinesis
  • Perubahan tabel DynamoDB

✅ Kelebihan Lambda

  • ✅ Tanpa administrasi server → fokus ke kode
  • ✅ Skala otomatis dari 0 hingga ribuan request per detik
  • ✅ Hemat biaya: bayar per milidetik eksekusi & jumlah request
  • ✅ Mendukung banyak bahasa & runtime
📦 Contoh sederhana: Fungsi Lambda untuk resize gambar setelah user upload foto ke S3. Tanpa server, tanpa perlu khawatir kapasitas.

📊 Perbandingan Cepat Layanan Compute AWS

LayananTingkat KontrolSkala OtomatisHarga
EC2High (full akses OS)Manual setup ASGBayar per jam/detik
Load BalancerMediumYa (berdasarkan traffic)Bayar per jam + LCU
Auto ScalingMedium (konfigurasi policy)Ya (otomatis)Gratis (bayar EC2)
Elastic BeanstalkLow (abstraksi tinggi)OtomatisGratis (bayar resource)
LambdaSangat rendah (hanya kode)Otomatis unlimitedBayar per request & durasi

🎓 Tips Belajar AWS Compute untuk Pemula

  • ✅ 1. Mulai dari EC2 manual → paham dasar server.
  • ✅ 2. Coba Load Balancer + 2 EC2 untuk lihat distribusi traffic.
  • ✅ 3. Tambahkan Auto Scaling → lihat scaling action.
  • ✅ 4. Gunakan Elastic Beanstalk untuk lihat otomatisasi.
  • ✅ 5. Eksplor Lambda untuk fungsi kecil & event-driven.

🎁 Semua layanan di atas memiliki Free Tier untuk belajar (750 jam EC2 t2.micro per bulan, 1 juta request Lambda gratis per bulan).


📌 Artikel ini dibuat untuk keperluan belajar bersama di BlogSpot.
Semoga membantu memahami AWS Compute Services dari dasar hingga praktis.

✍️ Selamat belajar dan bereksperimen di AWS Free Tier!